HUMAS FAKULTAS FARMASI USU – Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi di bidang penelitian melalui keberhasilan Mariadi, S.Farm., M.Si., Apt. yang memperoleh Pendanaan Kegiatan Penelitian TALENTA Tahun 2026 pada Skema Penelitian Dasar. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen dosen Fakultas Farmasi USU dalam mengembangkan riset yang inovatif, aplikatif, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan di bidang kefarmasian.
Proposal penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut mengangkat judul "Pengembangan Bioselulosa Nata de Coco Termodifikasi sebagai Eksipien Sediaan Padat Oral: Karakterisasi Fisikokimia dan Fungsional dengan Metformin Hidroklorida sebagai Model Obat." Penelitian ini bertujuan mengembangkan pemanfaatan bioselulosa nata de coco sebagai bahan tambahan (eksipien) pada sediaan farmasi oral melalui pendekatan ilmiah yang menitikberatkan pada karakterisasi sifat fisikokimia dan fungsionalnya.
Dalam pelaksanaan penelitian, Mariadi, S.Farm., M.Si., Apt. didukung oleh tim peneliti yang terdiri atas Bayu Eko Prasetyo, S.Farm., M.Sc., Apt., Dr. apt. Henny Sri Wahyuni, S.Farm., M.Si., dan Dr. Hetty Lendora Maha, S.Farm., M.Si., Apt. Kolaborasi multidisiplin tersebut diharapkan mampu menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas, memperkuat kapasitas riset fakultas, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi formulasi sediaan farmasi di Indonesia.
Pengembangan bioselulosa sebagai eksipien farmasi memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena memanfaatkan bahan baku alami yang tersedia secara melimpah di Indonesia. Selain berpotensi meningkatkan nilai tambah produk berbasis sumber daya lokal, penelitian ini juga diharapkan mampu menghasilkan inovasi dalam pengembangan bahan farmasi yang aman, efektif, dan memenuhi standar mutu untuk mendukung industri farmasi nasional.
Keberhasilan memperoleh pendanaan Penelitian TALENTA Tahun 2026 mencerminkan budaya riset yang terus berkembang di lingkungan Fakultas Farmasi USU. Melalui dukungan pendanaan internal universitas, para dosen didorong untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, maupun industri farmasi.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan penelitian yang inovatif, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di bidang kesehatan dan kefarmasian.
Keberhasilan penelitian ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Farmasi USU dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Pengembangan inovasi di bidang formulasi farmasi berkontribusi terhadap SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya meningkatkan kualitas sediaan obat yang aman dan efektif bagi masyarakat. Aktivitas penelitian yang melibatkan dosen dan pengembangan ilmu pengetahuan mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berbasis riset. Inovasi pemanfaatan bioselulosa nata de coco sebagai eksipien farmasi menjadi implementasi SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) karena mendorong pengembangan teknologi dan inovasi di bidang farmasi. Selain itu, pemanfaatan bahan baku hayati yang bernilai tambah mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan serta SDG 15 (Life on Land) dengan mengoptimalkan potensi sumber daya hayati secara bertanggung jawab.
Segenap Sivitas Akademika Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara mengucapkan selamat dan sukses kepada Mariadi, S.Farm., M.Si., Apt. beserta tim peneliti atas keberhasilan memperoleh Pendanaan Kegiatan Penelitian TALENTA Tahun 2026. Semoga penelitian yang dilaksanakan berjalan dengan lancar, menghasilkan luaran yang berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu kefarmasian, inovasi industri farmasi, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.