Medan, 29 September 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara melaksanakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Mitigasi Bencana pada 29 September 2026 bertempat di Aula Fakultas Farmasi USU. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi berbagai kondisi darurat serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof. Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt., yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian, Dr. Apt. Dadang Irfan Husori, S.Si., M.Sc. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya pemahaman dan penerapan K3 serta kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya dalam lingkungan fakultas yang memiliki berbagai aktivitas akademik dan laboratorium dengan potensi risiko yang perlu dikelola dengan baik.

Pelatihan menghadirkan pemateri dari berbagai bidang yang memberikan materi sesuai dengan kompetensinya. Ady Pandawa, S.T. dari BASARNAS menyampaikan materi mengenai mitigasi bencana. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Selanjutnya, Agus Munandar, S.T. dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyampaikan materi mengenai Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Materi kemudian dilanjutkan dengan simulasi pemadaman kebakaran, sehingga peserta memperoleh pengalaman praktik dalam menggunakan APAR serta memahami tindakan awal yang tepat ketika terjadi kebakaran.

Sementara itu, Astri Requita Br Tarigan, S.Si. memberikan materi mengenai K3 Laboratorium dan pengelolaan limbah. Materi ini membahas pentingnya penerapan prosedur keselamatan dalam aktivitas laboratorium, identifikasi potensi bahaya, penggunaan fasilitas laboratorium secara aman, serta pengelolaan limbah secara tepat untuk mencegah risiko terhadap kesehatan dan lingkungan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan praktik langsung. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan Fakultas Farmasi USU.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi USU terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan akademik. Peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam mitigasi bencana, penanganan kebakaran, keselamatan laboratorium, dan pengelolaan limbah diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan serta menciptakan lingkungan kerja dan pembelajaran yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan aspek kesehatan dan keselamatan, SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penciptaan lingkungan kerja yang aman dan layak, serta SDGs 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui peningkatan kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi bencana.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Fakultas Farmasi USU menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan akademik yang aman, sehat, tanggap terhadap risiko bencana, serta berorientasi pada keberlanjutan.