HUMAS FARMASI USU - Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara kembali menunjukkan kiprahnya dalam pengembangan penelitian nasional melalui keterlibatan salah satu dosennya, Prof. Yuandani, S.Farm., M.Si., Ph.D., Apt., dalam Program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI). Dalam program tersebut, Prof. Yuandani berperan sebagai anggota peneliti pada penelitian yang mengangkat tema pengembangan terapi berbasis bahan alam untuk penanganan obesitas dan gangguan metabolik.
Penelitian yang diikuti berjudul “Modulasi Jalur Sinyal Inflamasi pada Aksis Adiposa–Hati oleh Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) pada Model Tikus Obesitas: Studi Dose-Response Berbasis Pendekatan In Vivo, In Vitro, dan In Silico”. Riset tersebut bertujuan untuk mengkaji bagaimana ekstrak ubi jalar ungu dapat memengaruhi jalur sinyal inflamasi yang terjadi pada jaringan adiposa dan hati akibat kondisi obesitas.
Keterlibatan Prof. Yuandani dalam penelitian kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya penguatan riset multidisiplin antarperguruan tinggi di Indonesia. Program RKI sendiri dirancang untuk mempertemukan para peneliti dari berbagai institusi dalam menghasilkan penelitian unggulan yang memiliki nilai strategis dan memberikan dampak nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian masalah kesehatan masyarakat.
Penelitian ini memanfaatkan pendekatan ilmiah modern melalui metode in vivo, in vitro, dan in silico. Melalui pendekatan tersebut, para peneliti dapat menganalisis aktivitas biologis ekstrak ubi jalar ungu secara lebih komprehensif, mulai dari pengamatan langsung pada model hewan, pengujian di laboratorium, hingga simulasi berbasis komputasi untuk memahami mekanisme molekuler yang terjadi.
Pemanfaatan ubi jalar ungu sebagai objek penelitian didasarkan pada kandungan senyawa bioaktif yang dimilikinya, seperti antosianin dan antioksidan alami yang berpotensi membantu menekan proses inflamasi akibat obesitas. Inflamasi kronis pada obesitas diketahui dapat memicu berbagai penyakit metabolik seperti diabetes melitus, gangguan hati, hingga penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif.
Selain menghasilkan data ilmiah, penelitian ini juga diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk kesehatan dan farmasi berbasis sumber daya alam lokal Indonesia. Pendekatan riset yang menggabungkan teknologi modern dengan potensi bahan alam menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan inovasi kesehatan yang berkelanjutan dan bernilai tinggi.
Keberhasilan dosen Fakultas Farmasi USU dalam memperoleh hibah Program Riset Kolaborasi Indonesia menunjukkan semakin kuatnya budaya penelitian dan inovasi di lingkungan akademik Fakultas Farmasi USU. Prestasi ini juga mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif dan aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu farmasi di tingkat nasional.
Fakultas Farmasi USU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian yang diraih oleh Prof. Yuandani. Diharapkan prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen dan peneliti lainnya untuk terus menghasilkan penelitian inovatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pencapaian ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 yaitu Good Health and Well-Being melalui pengembangan penelitian terkait obesitas dan kesehatan metabolik, tujuan ke-4 yaitu Quality Education melalui penguatan budaya riset dan inovasi di perguruan tinggi, tujuan ke-9 yaitu Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengembangan inovasi berbasis penelitian ilmiah, serta tujuan ke-17 yaitu Partnerships for the Goals melalui penguatan kolaborasi penelitian antar perguruan tinggi di Indonesia.