> Berita > Dosen Fakultas Farmasi USU Edukasi Masyarakat dalam Membuat Kosmetik Menggunakan Limbah Kopi
Dosen Fakultas Farmasi USU Edukasi Masyarakat dalam Membuat Kosmetik Menggunakan Limbah Kopi
Dipublikasi Pada
13 September 2023
Dipublikasi Oleh
Anonymous Writer
Thumbnail Dosen Fakultas Farmasi USU Edukasi Masyarakat dalam Membuat Kosmetik Menggunakan Limbah Kopi
Dosen Farmasi Universitas Sumatera Utara mengadakan pengabdian masyarakat di SMK Martabe Sipirok, memanfaatkan kopi robusta sebagai bahan kosmetik dan memberikan pelatihan eco-enzyme. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, dan laboran Fakultas Farmasi USU.
HUMAS FARMASI USU – Dosen Farmasi Universitas Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat pada Kamis, 31 Agustus 2023, di SMK Martabe, Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sipirok. Kegiatan ini diketuai oleh apt. Dwi Lestari Priwitaningrum, Ph.D., dengan anggota tim: Prof. Dr. apt. Julia Reveny, M.Si., Dr. apt. Sumaiyah, M.Si., dan Dr. apt. Aminah Dalimunthe, S.Si., M.Si.. Beberapa mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Fadhillah Arafah, Dira Kinanti, Balqis Nur Nasution, Febliani Fadilah; mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi: Mulia Hariyani Pane; mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Farmasi: Nurul Harahap; dan laboran dari Laboratorium Kosmetologi Fakultas Farmasi USU: Yunita Andriani, S.Si.
Kegiatan ini merupakan upaya dosen Farmasi USU untuk memanfaatkan bahan alam, khususnya kopi robusta yang banyak ditemukan di daerah Tapanuli Selatan, sebagai bahan baku pembuatan kosmetik. Inovasi ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang ditujukan kepada siswa Jurusan Asisten Keperawatan dan Jurusan Agribisnis di SMK Martabe, Sipirok.
Kopi robusta, yang menjadi produk kebanggaan Sipirok, diketahui memiliki kandungan antioksidan tinggi. Antioksidan dalam ekstrak kopi bermanfaat untuk mencegah penuaan dini pada kulit yang ditandai dengan kulit keriput, kusam, dan gelap. Selain itu, ampas kopi yang dikeringkan dan dihaluskan dapat dimanfaatkan sebagai skin exfoliating agent, membantu pengelupasan kulit mati, sehingga membuat kulit tampak lebih bersih. Kopi dan produk sampingannya, yang sering kali dibuang, dapat dimanfaatkan dalam produk kosmetik seperti face wash gel, scrub, dan krim pelembap wajah yang mengandung zat aktif ekstrak kopi.
Tim pengabdian dosen Farmasi USU juga memberikan edukasi tentang cara memilih kosmetik yang baik dan penggunaannya yang benar. Selain itu, mereka memberikan pelatihan pengolahan kulit kopi segar, yang biasanya dibuang, untuk dijadikan eco-enzyme.
Tim pengabdian menyampaikan terima kasih kepada SMK Martabe Sipirok, khususnya kepada Kepala Sekolah Bapak Muhammad Khoir Syahbana, S.Si., para guru, serta pengurus Yayasan Pendidikan Marsipature Hutana Be (YPMHB), yaitu Bapak Ir. Yuriandi Siregar sebagai Ketua Yayasan dan Ibu Siti Yulita Siregar, S.T., atas dukungan dan fasilitasi dalam kerja sama antara YPMHB dan Fakultas Farmasi USU.