Dosen Fakultas Farmasi USU melak­sanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema Pemberdayaan siswa sebagai apoteker muda guna mengaplikasikan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggu­na­kan Obat (GeMa Cer­Mat).

Pe­ngabdian tersebut dilaksanakan di dua sekolah di Medan, yakni SMA Negeri 1 Medan dan MAN 1 Medan, ba­ru-baru ini.

Ketua Pengabdian Masyarakat Embun Suci Nasution, SSi, M. Farm.­Klin., Apt. didampingi Wa­kil­nya Hen­ny Sri Wah­yuni, S.Farm, M.Si, Apt. me­ng­­ungkapkan, saat ini pro­fesi apote­ker masih kurang dikenal di tengah masyarakat. Begitu pula peran dan fungsinya.

Jika ada dikenal istilah "Dokter Cilik" atau "Palang Merah Cilik" maka terbersit untuk memperdayakan siswa dengan mem­bentuk "Apoteker Muda". Tujuannya memperkenalkan atau branding profesi apo­teker, sosialisasi peran dan fungsi apo­teker. Dengan demikian, peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi kader kesehatan di sekolah yang memberikan dan menye­barkan informasi tentang penggunaan obat yang rasional kepada teman, keluarga dan masyarakat sebagai aplikasi GeMa Cer­Mat.

Dalam pengabdian tersebut, tim pe­ng­ab­dian menggunakan metode Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) yang secara efektif digu­nakan untuk edukasi kesehatan. Dalam hal ini penggunaan obat yang rasi­onal terutama dalam penggunaan obat swa­medikasi.

“Metode ini dibagi dalam tiga kegiatan, kegiatan pertama dan kedua dilakukan dalam kelompok. Lalu, kegiatan ketiga dila­kukan secara individual di rumah dan dievaluasi dalam pertemuan berikutnya,” ujar Embun.

Dalam kegiatan itu, para siswa dibekali materi tentang contoh penggu­naan obat yang rasional. Lalu, dilakukan sesi latihan, di mana peserta diberikan obat swame­dikasi dan mengisi form latihan sehubu­ngan dengan GeMa CerMat yaitu apa nama dan komposisi obat, apa indikasi obat, bagai­mana cara pakai obat, berapa dosis yang tepat dan waspada terhadap efek sam­ping.

“Selain itu, kita juga memutarkan lagu GeMa Cermat (tanya 5O) dimana fasi­li­tator dan peserta menyanyikan lagu terse­but bersama-sama sehingga pelatihan me­nye­nangkan dan informasi yang diberikan mudah diingat oleh peserta,” jelasnya.

Pada pengabdian yang didanai oleh Universitas Sumatera Utara itu, tim juga memberikan souvenir berupa kaos apo­teker muda kepada peserta, serta first aid kit lengkap dengan isinya berupa obat-obat swamedikasi dan pertolongan per­ta­ma dibantu oleh para mahasiswa Fakultas Farmasi USU yakni, Mukhlis syahputra pu­­lungan, Muchlis Fitriadi, Widad ulfah Pulung­an, Nurul Hidayati, Said Aldi Pa­lev­i, Brayugo reza makasa, serta alumni Ira Simjawati, S.Farm, Apt., Andini Dita Utami, S.Farm dan Zahniar S.Farm, Apt.