> Berita > Dosen Farmasi USU Memperkenalkan Profesi Apoteker pada Siswa SD
Dosen Farmasi USU Memperkenalkan Profesi Apoteker pada Siswa SD
Dipublikasi Pada
20 Juli 2022
Dipublikasi Oleh
Anonymous Writer
Thumbnail Dosen Farmasi USU Memperkenalkan Profesi Apoteker pada Siswa SD
Lecturers from the Faculty of Pharmacy, Universitas Sumatera Utara, conducted community service at UPT SDN 060796, focusing on Covid-19 education, hand sanitizer production, and proper handwashing techniques. The activity empowered students to become junior pharmacists who can share health knowledge.
Dosen Fakultas Farmasi USU melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di UPT SDN 060796, Selasa (19/7). Tim pengabdian ini diketuai oleh Dra. Singgar Ni Rudang, M.Si., Apt., dengan anggota Embun Suci Nasution, S.Si., M.Farm.Klin., Apt. Tidak hanya dosen, tetapi pengabdian ini juga melibatkan 5 mahasiswa sarjana farmasi USU dan 6 alumni PSPA yang merupakan anggota PC IAI Kota Medan serta perwakilan himpunan mahasiswa pascasarjana Fakultas Farmasi USU.
Dengan mengangkat tema "Edukasi Covid-19, Pembuatan Hand Sanitizer, dan Sosialisasi Cuci Tangan yang Baik dan Benar dalam Rangka Pemberdayaan Siswa sebagai Apoteker Cilik di UPT SDN 060796," para dosen memperkenalkan profesi apoteker, obat, serta hal-hal yang harus diketahui jika menggunakan obat: Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang (Dagusibu).
Disampaikan oleh ketua tim pengabdian, Dra. Singgar Ni Rudang, M.Si., Apt., kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Para peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok untuk dapat berdiskusi, memberikan pendapat, bertanya, serta belajar secara mandiri dan aktif. Selain itu, lanjutnya, peserta yang merupakan perwakilan dari organisasi OSIS dan pramuka ini juga diharapkan dapat menjadi apoteker cilik di sekolah sehingga mampu menyebarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada teman-temannya.
"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap siswa dapat lebih mengenal profesi apoteker, mengetahui peran dan fungsi apoteker, memahami informasi tentang obat, mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan obat (nama obat, komposisi, indikasi, cara pakai, efek samping, kontraindikasi, penyimpanan, tanggal kedaluwarsa), memahami Dagusibu, meningkatkan pengetahuan terkait Covid-19, mengetahui cara mencuci tangan dengan baik dan benar, serta mengetahui cara pembuatan hand sanitizer dari bahan alami," ungkapnya. Pada kesempatan ini, ketua tim pengabdian juga menyampaikan bahwa Sesi II Pengabdian kepada Masyarakat akan dilaksanakan kembali pada Selasa, (9/8).