HUMAS FARMASI USU — Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Fakultas Farmasi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan akademik dan jejaring internasional dengan menyelenggarakan kegiatan bertajuk Webinar Top Scientist Fakultas Farmasi USU.

Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi internasional sebagai narasumber, yaitu Satirah Zainalabidin dan Jalifah binti Latip dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kehadiran kedua pembicara tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan akademisi dalam negeri, tetapi juga pakar internasional di bidang sains dan farmasi.

Webinar ini merupakan forum ilmiah yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman riset dari para ilmuwan, yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Farmasi USU dalam meningkatkan kualitas akademik dan penelitian.

Adapun penyelenggaraan webinar ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memberikan wawasan global kepada mahasiswa, dosen, dan peneliti mengenai perkembangan terkini dalam bidang biomedical science, toksikologi, serta ilmu kimia. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi internasional antara Universitas Sumatera Utara dan institusi luar negeri, seperti Universiti Kebangsaan Malaysia.

Dari sisi pelaksanaan, webinar ini menghadirkan pemaparan materi dari masing-masing narasumber yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para ahli guna memperdalam pemahaman serta memperluas perspektif dalam bidang penelitian sains dan farmasi.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Webinar ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pembelajaran global yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, materi yang dibahas berkaitan dengan bidang kesehatan dan sains, sehingga turut mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan ilmu yang berpotensi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, keterlibatan narasumber internasional serta fokus pada penelitian dan inovasi juga mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong riset yang inovatif dan aplikatif. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kerja sama lintas negara yang sejalan dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Malaysia.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, Universitas Sumatera Utara diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring internasional, serta mendorong lahirnya inovasi di bidang farmasi dan ilmu pengetahuan.