home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pengabdian kepada Masyarakat: Dosen Fakultas Farmasi USU Laksanakan Pengabdian Mendukung Gerakan Cegah Stunting di Kecamatan Medan Sunggal

Pengabdian kepada Masyarakat: Dosen Fakultas Farmasi USU Laksanakan Pengabdian Mendukung Gerakan Cegah Stunting di Kecamatan Medan Sunggal

Dipublikasi Pada

19 September 2024

Dipublikasi Oleh

Sunaryo S.Kom

Pengabdian kepada Masyarakat: Dosen Fakultas Farmasi USU Laksanakan Pengabdian Mendukung Gerakan Cegah Stunting di Kecamatan Medan Sunggal
Thumbnail Pengabdian kepada Masyarakat: Dosen Fakultas Farmasi USU Laksanakan Pengabdian Mendukung Gerakan Cegah Stunting di Kecamatan Medan Sunggal
Dosen Fakultas Farmasi USU mengadakan Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Medan Sunggal, dengan fokus pada fortifikasi daun kelor dan tepung kacang hijau dalam kukis sebagai upaya mencegah stunting pada balita. Program ini bertujuan mendukung gerakan nasional cegah stunting melalui inovasi pangan lokal dan edukasi kepada masyarakat.

HUMAS FARMASI USU - Dosen Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Medan Sunggal, pada Selasa (10/9). Tim Pengabdian Masyarakat terdiri dari ketua yaitu Dr. apt. Denny Satria, M.Si., dan anggota yaitu Dr. apt. Aminah Dalimunthe, M.Si dan apt. Hafid Syahputra, S.Farm., M.Si.

Pengabdian ini bertajuk "Fortifikasi Daun Kelor dan Tepung Kacang Hijau dalam Kukis sebagai PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk Balita dalam Program Mendukung Gerakan Cegah Stunting di Kecamatan Medan Sunggal". Sebagaimana diketahui, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, atau anak pada masa pertumbuhan. Saat ini, prevalensi stunting di Indonesia adalah 21,6%, sementara target yang ingin dicapai adalah 14% pada 2024. Untuk itu, diperlukan upaya bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.

Dr. apt. Denny Satria, M.Si selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat menyampaikan tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi dan workshop berupa inovasi dalam kukis berbahan dasar daun kelor dan tepung kacang hijau dalam program mendukung gerakan cegah stunting. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan memberikan strategi yang dapat dilakukan masyarakat guna meningkatkan dan mengembangkan potensi alam sekitar menjadi produk yang bermutu dan bernilai tinggi.

Kegiatan pengabdian tidak hanya terdiri atas pemaparan materi terkait fortifikasi, namun juga memberikan layanan khusus bagi balita di lingkungan Kecamatan Medan Sunggal untuk melakukan pemeriksaan perkembangan sebagai upaya cegah stunting. Adapun pemeriksaan yang dilakukan antara lain pemeriksaan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta lingkar lengan.

Berita