HUMAS FARMASI USU - Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Angkatan XXXIX pada Rabu, 6 Mei 2026 di Aula Lantai 2 Fakultas Farmasi USU. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan profesi apoteker sebelum menjalankan pengabdian dan tanggung jawab profesional di bidang kefarmasian serta pelayanan kesehatan masyarakat.

Prosesi pengambilan sumpah/janji apoteker berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh para calon apoteker yang telah menyelesaikan pendidikan profesi. Dalam prosesi tersebut, para peserta mengucapkan sumpah profesi sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan tugas kefarmasian dengan menjunjung tinggi etika, integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab terhadap masyarakat dan dunia kesehatan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para apoteker baru untuk mengabdikan diri dalam berbagai bidang pelayanan kefarmasian, baik di rumah sakit, apotek, industri farmasi, laboratorium, institusi pendidikan, maupun sektor pelayanan kesehatan lainnya. Sebagai tenaga kesehatan profesional, apoteker memiliki peran penting dalam menjamin keamanan, mutu, dan efektivitas penggunaan obat bagi masyarakat.

Melalui pengambilan sumpah/janji ini, Fakultas Farmasi USU berharap para apoteker baru mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif, serta mampu menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi. Selain itu, lulusan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mendukung pembangunan kesehatan nasional.

Pelaksanaan sumpah profesi apoteker tidak hanya menjadi simbol kelulusan akademik, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam menjalankan praktik kefarmasian sesuai standar profesi dan kode etik apoteker Indonesia. Nilai-nilai profesionalisme, kepedulian terhadap pasien, serta semangat pengabdian kepada masyarakat menjadi landasan utama dalam menjalankan profesi apoteker.

Kegiatan tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 yaitu Good Health and Well-Being melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, tujuan ke-4 yaitu Quality Education melalui peningkatan mutu pendidikan profesi kesehatan, serta tujuan ke-8 yaitu Decent Work and Economic Growth melalui penciptaan tenaga profesional yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia kerja.