home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara Ibu Prof. Dr. Anayanti Arianto, M.Si., Apt.

Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara Ibu Prof. Dr. Anayanti Arianto, M.Si., Apt.

Dipublikasi Pada

12 Desember 2017

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara Ibu Prof. Dr. Anayanti Arianto, M.Si., Apt.
Thumbnail Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara Ibu Prof. Dr. Anayanti Arianto, M.Si., Apt.
Pelaksanaan Acara Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara Ibu Prof. Dr. Anayanti Arianto, M.Si., Apt.

Anayanti Arianto, dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) Tetap Bidang Ilmu Teknologi Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), dalam Rapat Terbuka USU, di Gelanggang Mahasiswa USU, Senin (11/12/2017).

Prof. Dr. Anayanti Arianto, M.Si., Apt. menyampaikan pidato pengukuhan dengan judul “Sistem Penghantaran Obat Gastroretentif Anti Ulkus Untuk Meningkatkan Terapi Tukak Lambung”. Rapat pengukuhan ini dipimpin langsung Rekor USU, Prof Runtung Sitepu S.H., M.Hum. Turut hadir Dekan Fakultas Farmasi USU, Dosen Fakultas Farmasi, Staf Akademika Fakultas Farmasi dan Mahasiswa Fakultas Farmasi USU beserta undangan lainnya.

Dalam pidato pengukuhannya, beliau menyoroti sistem penghantaran obat gastroretentif. Menurut beliau pemberian oral dari obat-obat konvensional setelah sampai pada zona absorbsi yang terutama pada lambung dan bagian atas  dari usus halus menghasilkan pelepasan obat yang cepat, disamping itu karena waktu pengosongan lambung berkisar 2-3 jam yang cenderung menyebabkan obat tidak tinggal lama dalam lambung akibatnya akan mengurangi efek sistem penghantaran obat yang lama bertahan di lambung (gastroretentif) sangat bermanfaat untuk meningkatkan absorbs dari obat yang diberikan, obat akan dilepaskan dengan perlahan – lahan secara sempurna dalam waktu yang lama, akibatnya akan dapat meningkatkan efek pengobatan dan juga mengurangi efek samping dari pada obat tersebut. Sistem penghantaran obat gastroretentif yang spesifik pada lambung juga menguntungkan untuk memperpanjang waktu  kontak antara obat antibiotik  dengan Helicobacter Pyroli untuk bisa mencapai keberhasilan pembunuhan dari bakteri tersebut sehingga akan meningkatkan efek pengobatan dari tukak lambung.

Berita