> Berita > Peringatan World Pharmacist Day (Hari Farmasi Sedunia)
Peringatan World Pharmacist Day (Hari Farmasi Sedunia)
Dipublikasi Pada
24 September 2021
Dipublikasi Oleh
-
Thumbnail Peringatan World Pharmacist Day (Hari Farmasi Sedunia)
Memperingati Hari Farmasi Sedunia, PD IAI dan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara melaksanakan bakti sosial di 6 wilayah Kota Medan pada 23 September 2021. Kegiatan meliputi penyuluhan, konseling dengan apoteker, dan pembagian sembako, obat-obatan, serta masker.
Dalam rangka memperingati Hari Farmasi Sedunia (World Pharmacists Day), Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) bersama Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara mengadakan bakti sosial ke beberapa wilayah di Kota Medan pada Kamis, 23 September 2021.
Enam wilayah yang menjadi lokasi bakti sosial meliputi Medan Johor, Medan Denai, Medan Helvetia, Medan Marelan, Medan Tembung, dan Medan Area.
Koordinator kegiatan bakti sosial ini adalah Bapak Panal Sitorus, dengan Ibu Armiaty sebagai sekretaris. Seluruh pelaksana bakti sosial dibagi menjadi enam tim sesuai jumlah wilayah kunjungan. Setiap tim terdiri atas 18–22 orang yang merupakan anggota PD IAI, dosen Fakultas Farmasi USU, anggota Indonesian Young Pharmacist Group (IYPG), mahasiswa Fakultas Farmasi USU, anggota Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi (Ismafarsi), dan anggota Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (Hisfarma).
Kegiatan bakti sosial meliputi penyuluhan tentang obat-obatan dan isolasi mandiri pada situasi pandemi. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan konseling dengan apoteker.
Tim bakti sosial juga menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari, seperti sembako, obat-obatan, suplemen/multivitamin, dan masker.
Keterlibatan dosen Fakultas Farmasi USU dalam kegiatan ini juga merupakan bagian dari peringatan dies natalis Fakultas Farmasi USU berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dosen membagikan buku saku tata laksana COVID-19 dan petunjuk isolasi mandiri bagi masyarakat, serta memberikan informasi dan melakukan konseling langsung kepada masyarakat.