> Berita > The First International Conference on Pharmaceutical and Clinical Research (1st ICPCR)
The First International Conference on Pharmaceutical and Clinical Research (1st ICPCR)
Dipublikasi Pada
01 Desember 2017
Dipublikasi Oleh
-
Thumbnail The First International Conference on Pharmaceutical and Clinical Research (1st ICPCR)
Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan The First International Conference on Pharmaceutical and Clinical Research (1st ICPCR) pada 3 November 2017 di Hotel Adimulia Medan.
Seminar ini bertujuan mengumpulkan para peneliti, ilmuwan, pakar, akademisi dan mahasiswa yang tertarik untuk menyebarkan, melaporkan dan berbagi pengalaman, inovasi, gagasan, hasil penelitian mereka di bidang penelitian farmasi dan klinis.
Seminar ini dihadiri oleh Prof. Dr. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked.(O.G.), Sp.O.G.(K.) (Wakil Rektor II USU), Prof. Dr. Masfria, M.S., Apt. (Dekan Fakultas Farmasi USU ), juga mengundang Key Note Speakers dari beberapa negara antara lain Prof. Dr. Ibrahim Jantan (Universiti Kebangsaan Malaysia - Malaysia), Assoc. Prof. Pharkphoom Panichayupakaranant, Ph.D. (Prince of Songkla University- Thailand), Assoc. Prof. Dr. Asrul Akmal Shafie, B.Pharm. (Universiti Sains Malaysia - Malaysia), dan Prof. Dr. Yasuo Sinohara (Tokushima University, Japan), serta mengundang Prof. Dr. Daryono Hadi Tjahjono, M.Sc., Apt. (Institut Teknologi Bandung-Indonesia), Prof. Dr. Hakim Bangun, Apt. (Universitas Sumatera Utara-Indonesia), Prof. Dr. Urip Harahap, Apt. (Universitas Sumatera Utara-Indonesia),dan Prof. Dr. Azizah Nasution, M.Sc., Apt.(Universitas Sumatera Utara-Indonesia) sebagai Invited Speakers.
Prof. Dr. Jansen Silalahi, M.AppSc., Apt. dalam sambutannya penelitian farmasi adalah suatu disiplin ilmu sains yang berfokus pada penemuan dan pengembangan obat dan terapi baru. Penelitian farmasi dapat diklasifikasi menjadi beberapa kategori utama yaitu Kimia Farmasi, Analisis Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, Farmakokinetik dan Farmakodinamik, Teknologi dan Nanoteknologi Farmasi, dan Nutrasetikal. Penelitian klinis adalah studi mengenai kesehatan dan penyakit pada manusia. Hal ini merupakan cara untuk mempelajari bagaimana mencegah, mendiagnosis, dan menyembuhkan penyakit. Penelitian klinis menjelaskan banyak elemen investigasi sains. Uji klinis dan juga penelitian dalam pengobatan, pencegahan, diagnosis, skrining, kualitas hidup, epidemiologi, fisiologi dan patofisiologi, perawatan kesehatan, farmasi klinis, pharmacompliance adalah fase-fase uji klinis yang menentukan apakah suatu obat aman dan efektif.
Wakil Rektor II USU dalam sambutannya, Saya senang melihat bahwa saat ini, bidang farmasi telah semakin luas dalam mengeksplorasi sumber daya alam, mengembangkan metode baru dan menggunakan teknologi dengan menciptakan produk farmasi yang lebih baik sehingga memenuhi kebutuhan sosial seperti tingginya efektifitas dan rendahnya efek samping dari produk farmasi. Saya berharap seminar ini dapat menciptakan hubungan yang lebih baik antar ilmuwan, staff akademik, praktisi, dan peserta dalam berbagi ilmu farmasi yang inspiratif dan menumbuhkan perhatian yang lebih baik dalam bidang farmasi.
Menurut Prof. Dr. Masfria, M.S., Apt. pada tahun terakhir ini, kita telah melihat tingginya kemajuan dalam penelitian farmasetikal dan klinik di negara maju dan berkembang. Hal ini berhubungan dengan kemajuan ekonomi sehingga tenaga medis dan ilmuwan selalu memberikan kontribusi yang berarti untuk mencapai perawatan kesehatan yang berkelanjutan. Saya berharap bahwa semua ilmuwan dan peneliti dapat membagi ide tentang perkembangan dan inovasi terakhir dalam penelitian farmasi dan klinis selama konferensi ini agar memberikan manfaat bagi peserta baik dari Indonesia maupun luar negeri.