Medan 4 Agustus 2026 — Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menghadiri pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Tahun 2026. Kehadiran ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian, serta penguatan kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.
PIT IAI 2026 menjadi wadah strategis bagi akademisi, praktisi, peneliti, dan tenaga kefarmasian untuk memperluas wawasan, berbagi pengetahuan, serta bertukar pengalaman mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik kefarmasian. Melalui forum ini, berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah, hingga mitra terkait, dapat memperkuat jejaring dan membangun kolaborasi dalam merespons dinamika serta tantangan di bidang kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus mendorong pengembangan praktik kefarmasian yang inovatif dan berkelanjutan.

Kehadiran Dekan Fakultas Farmasi USU dalam kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen USU untuk terus berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being). Penguatan kompetensi apoteker, pengembangan penelitian kefarmasian, serta peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Selain SDG 3, kegiatan ilmiah seperti PIT IAI juga berkaitan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui peningkatan pengetahuan dan kompetensi profesional secara berkelanjutan. Pertukaran informasi ilmiah dan pembelajaran sepanjang hayat menjadi elemen penting dalam memastikan tenaga kefarmasian mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dekan Fakultas Farmasi USU menyampaikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan organisasi profesi memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan bidang kefarmasian. Forum ilmiah seperti PIT IAI menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, memperluas wawasan, dan mendorong lahirnya inovasi di bidang kefarmasian. Hal ini sejalan dengan upaya perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta pencapaian SDGs, ujarnya.
Komitmen tersebut juga mencerminkan keterkaitan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals). Sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghasilkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan di bidang kesehatan.
Melalui partisipasinya dalam PIT IAI tahun 2026, Fakultas Farmasi USU diharapkan semakin aktif dalam memperluas jejaring akademik dan profesional, mendorong pengembangan riset kefarmasian, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Keikutsertaan dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Farmasi USU untuk terus mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan penguatan kolaborasi di bidang kefarmasian.
Narahubung
Mhd Alfisyahrin Lubis - 08567517581