Medan, 8 Agustus 2026 — Dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) turut berperan aktif dalam menyukseskan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia (PIT IAI) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 6–8 Agustus 2026 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan. Kegiatan ilmiah ini mengusung tema “One Health, One Pharmacy: Synergy for National Resilience”.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi USU sebagai bagian dari kepanitiaan merupakan bentuk kontribusi nyata Fakultas Farmasi USU dalam mendukung kegiatan PIT IAI tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Dalam pelaksanaan PIT IAI tahun 2026, para dosen Fakultas Farmasi USU terlibat dalam berbagai tugas kepanitiaan untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan agenda ilmiah. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan dapat berlangsung secara tertib, profesional, dan sesuai dengan tujuan penyelenggaraan.
Tidak hanya dosen, mahasiswa Fakultas Farmasi USU juga mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung sebagai panitia. Keterlibatan mahasiswa menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan berorganisasi, berkomunikasi, bekerja dalam tim, serta membangun sikap profesional.
Tema “One Health, One Pharmacy: Synergy for National Resilience” mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Konsep One Health menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, sementara bidang kefarmasian memiliki peran strategis dalam mendukung sistem kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan responsif terhadap berbagai tantangan kesehatan.

PIT IAI tahun 2026 menjadi momentum bagi para apoteker, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas wawasan, bertukar pengetahuan, membangun jejaring, dan mendiskusikan berbagai perkembangan terkini dalam bidang kefarmasian. Kehadiran dan kontribusi sivitas akademika Fakultas Farmasi USU dalam kepanitiaan turut memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pengembangan profesi apoteker dan kemajuan ilmu kefarmasian.
Dengan semangat “One Health, One Pharmacy”, keterlibatan Fakultas Farmasi USU diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan organisasi profesi. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mencetak sumber daya manusia kefarmasian yang kompeten dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.

Komitmen tersebut sekaligus mendukung pencapaian :
SDG 3 – Good Health and Well-being (kehidupan sehat dan sejahtera) paling utama karena kegiatan PIT IAI berfokus pada pengembangan ilmu kefarmasian, pelayanan kesehatan, serta penguatan peran apoteker dalam sistem kesehatan.
SDG 4 – Quality Education (pendidikan berkualitas) relevan karena kegiatan ilmiah ini menjadi sarana peningkatan pengetahuan, kompetensi, dan profesionalisme dosen, mahasiswa, serta tenaga kefarmasian.
SDG 17 – Partnerships for the Goals (kemitraan untuk mencapai tujuan) sangat relevan dengan adanya kolaborasi antara Fakultas Farmasi USU, Ikatan Apoteker Indonesia, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan bidang kesehatan.
SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions (perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh) dapat dikaitkan dengan penguatan organisasi profesi, tata kelola, integritas, dan profesionalisme dalam bidang kefarmasian.
Narahubung
Mhd Alfisyahrin Lubis - 08567517581