Medan 6 Agustus 2026 - Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker yang bermutu di Indonesia. Dua dosen Fakultas Farmasi USU, Dr. apt. Henny Sri Wahyuni, S.Farm., M.Si. dan Dr. apt. Dadang Irfan Husori, S.Si., M.Sc., dipercaya sebagai Penyelia Pusat pada pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Program Pendidikan Profesi Apoteker (UKOMNAS PDPA) menggunakan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE).
Pelaksanaan UKOMNAS PDPA metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) berlangsung pada 25–27 Juli 2026 di berbagai institusi pendidikan profesi apoteker di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Dr. apt. Henny Sri Wahyuni, S.Farm., M.Si. bertugas sebagai Penyelia Pusat UKOMNAS PDPA di Universitas Tjut Nyak Dhien, Medan, sedangkan Dr. apt. Dadang Irfan Husori, S.Si., M.Sc. bertugas sebagai Penyelia Pusat UKOMNAS PDPA di Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan.

Penugasan sebagai Penyelia Pusat merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kompetensi dan profesionalisme dosen Fakultas Farmasi USU dalam mengawal pelaksanaan ujian kompetensi nasional. Penyelia Pusat bertanggung jawab memastikan seluruh rangkaian ujian berlangsung sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga proses penilaian dapat berjalan secara objektif, transparan, adil, dan akuntabel.
Metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan instrumen penilaian yang dirancang untuk mengukur kompetensi calon apoteker secara komprehensif. Melalui serangkaian stasiun ujian yang terstruktur, peserta dinilai pada berbagai aspek, mulai dari keterampilan klinis, komunikasi profesional, kemampuan pemecahan masalah, hingga pengambilan keputusan dalam praktik kefarmasian. Metode ini menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan Program Pendidikan Profesi Apoteker memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi dan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Keterlibatan dosen Fakultas Farmasi USU sebagai Penyelia Pusat menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam menjaga mutu pendidikan profesi apoteker di tingkat nasional. Selain memastikan kualitas penyelenggaraan UKOMNAS PDPA, penugasan ini juga memperkuat peran Fakultas Farmasi USU dalam mendukung sistem evaluasi kompetensi yang kredibel dan berstandar nasional.
Partisipasi aktif Fakultas Farmasi USU dalam penyelenggaraan UKOMNAS PDPA juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being/Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional, serta SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan profesi. Selain itu, kolaborasi antara berbagai institusi pendidikan tinggi dalam pelaksanaan ujian kompetensi nasional turut mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan profesi di tingkat nasional, Fakultas Farmasi USU terus berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan kefarmasian yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Komitmen ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan apoteker yang kompeten, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Narahubung
Mhd Alfisyahrin Lubis - 08567517581