home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kunjungan USU ke PT Socfin Indonesia (Socfindo)

Kunjungan USU ke PT Socfin Indonesia (Socfindo)

Dipublikasi Pada

20 September 2024

Dipublikasi Oleh

Sunaryo S.Kom

Kunjungan USU ke PT Socfin Indonesia (Socfindo)
Thumbnail Kunjungan USU ke PT Socfin Indonesia (Socfindo)
Universitas Sumatera Utara melakukan kunjungan benchmarking ke PT Socfin Indonesia untuk melihat proyek Taman Obat Keluarga dengan lebih dari 1500 spesies tanaman. Kunjungan ini bertujuan mengembangkan Medical Plant Conservation di USU sebagai pusat riset dan inovasi dalam bidang farmasi dan kedokteran.

HUMAS FARMASI USU – Universitas Sumatera Utara melakukan kunjungan benchmarking ke PT Socfin Indonesia (Socfindo) pada Jumat (3/5). Kunjungan diwakili oleh Fakultas Farmasi, Fakultas Pertanian, dan perwakilan dari Biro Aset. Perwakilan dari Fakultas Farmasi yang berkunjung antara lain Dekan Fakultas Farmasi USU, Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt.; Wakil Dekan II Fakultas Farmasi USU, Hari Ronaldo Tanjung, S.Si., M.Sc., Apt.; serta beberapa dosen di lingkungan Fakultas Farmasi USU, Muhammad Fauzan Lubis, S.Farm., M.Farm., Apt.; apt. Hafid Syahputra,, S.Farm., M.Si.; apt. Nurul Suci, S.Farm., M.Farm.; dan apt. Nasri, S.Farm., M.Farm.

Kunjungan benchmarking ke Socfindo Conservation di Martebing, Dolok Masihul, Serdang Bedagai ini dilakukan untuk melihat proyek utama mereka berupa taman obat, yang kita kenal sebagai Toga (Tanaman Obat Keluarga – Family Medicinal Garden). Yang menjadi sorotan utama yaitu terdapat 1500+ species yang telah ditanam, serta terdapat 900+ tanaman yang dapat dijadikan pengobatan herbal tradisional.

Pembangunan dan pengembangan Medical Plant Conservation di Universitas Sumatera Utara yang merupakan bentuk kerja sama USU dengan PTP Nusantara Holding, PPKS, PT Socfindo, BKS-PPS, dan Musperin mendasari kunjungan benchmarking ini. Dengan komitmen USU akan memperkenalkan masyarakat dunia bahwa Indonesia, terkhusus Sumatera Utara, memiliki banyak tanaman berkhasiat obat. Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Rektor USU, maka Medical Plant Conservation diharapkan dapat menerapkan apa yang diterapkan di Socfindo agar dapat berguna untuk pengembangan/perluasan tanaman obat sekaligus laboratorium bagi fakultas-fakultas terkait dalam melakukan riset dan melahirkan inovasi di bidang kedokteran maupun farmasi.

Berita