home icon
search icon
menu icon

> Berita > Program Magister dan Doktor Ilmu Farmasi USU Gelar Webinar Internasional tentang Inovasi Hijau dalam Pengembangan Fitomedisin Berkelanjutan

Program Magister dan Doktor Ilmu Farmasi USU Gelar Webinar Internasional tentang Inovasi Hijau dalam Pengembangan Fitomedisin Berkelanjutan

Dipublikasi Pada

18 Juni 2026

Dipublikasi Oleh

Mhd. Alfisyahrin Lubis, S.T

Program Magister dan Doktor Ilmu Farmasi USU Gelar Webinar Internasional tentang Inovasi Hijau dalam Pengembangan Fitomedisin Berkelanjutan
Thumbnail Program Magister dan Doktor Ilmu Farmasi USU Gelar Webinar Internasional tentang Inovasi Hijau dalam Pengembangan Fitomedisin Berkelanjutan
HUMAS FARMASI USU – Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan webinar internasional bertajuk “Green Innovation in Phytomedicines: Berberine-Rich Extract as a Model of Sustainable Therapeutic” pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan akademisi internasional Muhammad Ajmal Shah, Ph.D. dari Hazara University, Pakistan, sebagai narasumber utama.

HUMAS FARMASI USU – Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan webinar internasional bertajuk “Green Innovation in Phytomedicines: Berberine-Rich Extract as a Model of Sustainable Therapeutic” pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan akademisi internasional Muhammad Ajmal Shah, Ph.D. dari Hazara University, Pakistan, sebagai narasumber utama.

Webinar ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen Fakultas Farmasi USU dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring internasional di bidang farmasi, khususnya terkait pengembangan fitomedisin yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa, dosen, peneliti, serta praktisi kesehatan memperoleh kesempatan untuk mendalami berbagai perkembangan terbaru dalam pemanfaatan bahan alam sebagai sumber terapi yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.

Dalam paparannya, Muhammad Ajmal Shah, Ph.D. membahas potensi ekstrak kaya berberin (berberine-rich extract) sebagai model terapi berkelanjutan yang dapat dikembangkan melalui pendekatan inovasi hijau. Berberin merupakan senyawa bioaktif yang banyak ditemukan pada berbagai tanaman obat dan telah menjadi perhatian para peneliti karena memiliki beragam aktivitas farmakologis yang berpotensi mendukung pengembangan terapi modern berbasis bahan alam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB (GMT+7) ini dimoderatori oleh Dr. Dewi Pertiwi, M.Si., Apt. Diskusi interaktif yang berlangsung selama webinar memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan dan memperdalam pemahaman mengenai peluang serta tantangan dalam pengembangan fitomedisin yang efektif, aman, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan webinar internasional ini, Fakultas Farmasi USU terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang terbuka terhadap kolaborasi global dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara dalam berbagi pengalaman, hasil penelitian, dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia kesehatan.

Kegiatan webinar internasional ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain:

  1. SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education) - Webinar internasional memberikan akses terhadap pengetahuan dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini melalui pembelajaran sepanjang hayat serta pertukaran ilmu dengan akademisi internasional.

  2. SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) - Pembahasan mengenai pengembangan fitomedisin dan terapi berbasis bahan alam berkontribusi pada peningkatan pengetahuan yang mendukung inovasi di bidang kesehatan.

  3. SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure) - Topik inovasi hijau dalam pengembangan fitomedisin mendorong lahirnya penelitian dan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan serta pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

  4. SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production) - Konsep green innovation yang diangkat dalam webinar menekankan pentingnya pengembangan produk kesehatan yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan efisiensi sumber daya.

  5. SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) - Kegiatan ini memperkuat kerja sama akademik internasional melalui kolaborasi antara Fakultas Farmasi USU dan akademisi dari luar negeri dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi USU berharap dapat terus memperluas jejaring akademik internasional serta mendorong pengembangan penelitian dan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu farmasi dan kesehatan masyarakat.

Berita