home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dosen Farmasi USU Edukasi Siswa SD dalam Membuat Handsanitizer

Dosen Farmasi USU Edukasi Siswa SD dalam Membuat Handsanitizer

Dipublikasi Pada

10 Agustus 2022

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Dosen Farmasi USU Edukasi Siswa SD dalam Membuat Handsanitizer
Thumbnail Dosen Farmasi USU Edukasi Siswa SD dalam Membuat Handsanitizer
Dosen Fakultas Farmasi USU melanjutkan pengabdian masyarakat dengan sesi 2 di UPT SDN 060796 pada 9 Agustus 2022, mengedukasi siswa tentang Covid-19, cuci tangan, dan pembuatan hand sanitizer alami. Kegiatan ini diharapkan memotivasi siswa untuk berkreasi dan memberdayakan potensi bahan alam.

Dosen Fakultas Farmasi USU melaksanakan pengabdian sesi 2 kepada masyarakat di UPT SDN 060796 pada Selasa (9/8). Sebelumnya, sesi 1 telah dilaksanakan pada 19/7 lalu oleh tim pengabdian yang diketuai oleh Dra. Singgar Ni Rudang, M.Si., Apt., dengan anggota Embun Suci Nasution, S.Si., M.Farm.Klin., Apt., serta dibantu oleh lima mahasiswa S1 Farmasi USU: Murobbi, Adhe Permata Syafruzar, Nurul Aini, Angga Rafa Mahardika, dan Safni Wirda.

Sesi 2 dimulai dengan brainstorming untuk mereview materi yang telah diberikan pada sesi 1 (19/7) serta memeriksa tugas yang diberikan kepada peserta Gema Cermat dan Dagusibu.

Dengan tema "Edukasi Covid-19, Pembuatan Hand Sanitizer, dan Sosialisasi Cuci Tangan yang Baik dan Benar dalam Rangka Pemberdayaan Siswa sebagai Apoteker Cilik di UPT SDN 060796", tim mengedukasi siswa tentang Covid-19, cara cuci tangan yang baik dan benar, serta potensi bahan alam untuk dijadikan hand sanitizer alami, seperti daun sereh dan cengkeh, dan melakukan praktik simulasi.

Dra. Singgar Ni Rudang, M.Si., Apt., selaku ketua tim pengabdian, menyampaikan, “Kegiatan ini dilakukan dengan metode Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA), di mana peserta yang merupakan perwakilan organisasi siswa berperan aktif dan diharapkan dapat menjadi apoteker cilik di sekolahnya, sehingga mampu menyebarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada teman dan keluarga.”

"Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih mengenal profesi, peran, dan fungsi apoteker, mengetahui tentang obat, memahami Dagusibu, serta meningkatkan pengetahuan terkait Covid-19, cara mencuci tangan dengan baik dan benar, dan cara pembuatan hand sanitizer dari bahan alami. Dengan demikian, diharapkan siswa akan termotivasi untuk berkreasi dan memberdayakan potensi bahan alam," ungkapnya.

Kepala sekolah, Masnelly, S.Pd., sangat berterima kasih karena SDN 060796 dipilih sebagai mitra pengabdian masyarakat. Siswa juga sangat antusias karena selain memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan, mereka juga mendapatkan hadiah seperti topi dan pin apoteker cilik, serta dapat langsung mempraktikkan cuci tangan dan membuat hand sanitizer. Beliau berharap kerja sama ini dapat dilanjutkan di masa mendatang.

Berita