HUMAS FARMASI USU - Universitas Sumatera Utara melalui Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dengan menyelenggarakan Webinar Nasional yang diinisiasi oleh Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Farmasi. Kegiatan ini mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Riset Health Technology Assessment (HTA) dan Farmakoekonomi di Indonesia”.
Dalam kegiatan ini, Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Farmasi sebagai penyelenggara menghadirkan narasumber ahli, yaitu Auliya A Suwantika, yang akan membahas secara mendalam terkait isu strategis HTA dan farmakoekonomi dalam sistem kesehatan Indonesia. Webinar ini akan dilaksanakan pada Selasa, 07 April 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting, sehingga dapat diakses oleh peserta dari berbagai daerah.
Penyelenggaraan webinar ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan riset di bidang Health Technology Assessment (HTA) dan farmakoekonomi dalam mendukung pengambilan kebijakan kesehatan yang efektif dan efisien. Dalam konteks sistem kesehatan modern, HTA berperan dalam mengevaluasi manfaat, biaya, serta dampak teknologi kesehatan, sementara farmakoekonomi membantu menentukan penggunaan sumber daya kesehatan secara optimal.
Adapun kegiatan ini dilaksanakan, webinar akan berlangsung selama dua jam, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, dengan format pemaparan materi oleh narasumber yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Kegiatan ini dipandu oleh moderator, yaitu Hari Ronaldo Tanjung, yang akan mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung dinamis dan informatif. Menariknya, webinar ini bersifat gratis dan terbuka untuk umum, sehingga memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, maupun masyarakat untuk ikut berpartisipasi.
Lebih jauh, kegiatan ini juga memiliki kontribusi penting terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui penyelenggaraan webinar ilmiah ini, Universitas Sumatera Utara turut mendukung SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan menyediakan akses pembelajaran yang inklusif dan berbasis ilmu pengetahuan terkini. Selain itu, topik yang diangkat berkaitan erat dengan SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, karena HTA dan farmakoekonomi berperan dalam meningkatkan efektivitas sistem pelayanan kesehatan. Kegiatan ini juga mendorong SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset dan inovasi di bidang kesehatan, serta memperluas kolaborasi akademik yang sejalan dengan SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pendaftaran webinar ini dibuka hingga 04 April 2026 melalui tautan yang telah disediakan panitia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan terkait peran penting HTA dan farmakoekonomi dalam mendukung sistem kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.