Fakultas Farmasi USU Gelar Webinar Nasional Bahas HTA dan Farmakoekonomi
BeritaDosen Farmasi USU Raih Best Poster Presenter di ICCBS 2026 Osaka
BeritaMahasiswa Farmasi USU Raih Kelulusan 100% pada UKOMNAS PDPA 2026
12 Agustus 2022
Anonymous Writer
Fakultas Farmasi USU melaksanakan International Summer Course of Pharmacy (ISCP) 2022 secara hybrid pada 1-11 Agustus 2022. Kegiatan ISCP dibuka oleh Dr. Rudy Sofyan, S.S., M.Hum., dan sambutan oleh Dekan Fakultas Farmasi, Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt.
ISCP merupakan program yang mengakomodasi keterlibatan mahasiswa dan dosen internasional di Fakultas Farmasi, Program Studi Sarjana Farmasi, sebagai upaya untuk menyelaraskan visi program studi dengan visi fakultas, yaitu “Unggul dan bertaraf Internasional.”
Tema yang diangkat pada ISCP 2022 ini adalah "Herbal Medicine: Technology and Innovation," dengan tujuan memperkenalkan bidang keunggulan program studi, mendukung program internasionalisasi USU, memperkenalkan daerah lokal yang berpotensi sebagai tempat tumbuhnya tanaman obat, memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional, serta sebagai bentuk implementasi kerja sama antara fakultas dengan institusi atau lembaga lainnya.

Sebanyak 314 mahasiswa terdaftar sebagai peserta ISCP, terdiri dari 285 peserta dalam negeri dan 29 peserta luar negeri (Malaysia, Filipina, Sri Lanka, India, Turki).
Rangkaian kegiatan ISCP terdiri atas 6 kuliah, 2 workshop, field trip, dan Medan city tour. Kegiatan kuliah disampaikan oleh narasumber baik dari dalam maupun luar negeri, yaitu Roza Dianita (Universiti Sains Malaysia), Ratna Saptarina (PT. Kimia Farma Tbk), Juriyati Jalil (Universiti Kebangsaan Malaysia), Gunawan Indrayanto (Universitas Surabaya), Riyanto Teguh Widodo (Universiti Malaya), serta Imam Bagus Sumantri (Universitas Sumatera Utara). Workshop yang berlangsung difasilitasi oleh dosen Farmasi Universitas Sumatera Utara, dengan topik ekstraksi dari tanaman obat, difasilitasi oleh Imam Bagus Sumantri, Sony Eka Nugraha, dan M. Fauzan Lubis, serta workshop kosmetik berbahan alam berupa krim anti-aging dan body scrub yang difasilitasi oleh Julia Reveny, Anayanti Arianto, T. Ismanelly Hanum, Nazliniwaty, dan Sumaiyah, Dwi Lestari.

Field trip diikuti oleh peserta offline dengan melakukan observasi hutan tropis Sibual Buali di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, sekaligus mengeksplorasi tanaman obat Sumatera Utara. Para peserta melakukan trekking sambil mempelajari tanaman di sekitarnya. Selain mengeksplorasi Sibual Buali, trip dilanjutkan ke Desa Tipang, Desa Marbuntoruan, dan Danau Toba.
Field trip ini tidak hanya menjadi perjalanan eksplorasi budaya dan alam, tetapi juga memberikan tugas kepada para peserta untuk memilih satu tanaman yang dijumpai selama trip sebagai bahan presentasi.

Presentasi peserta akan dinilai, dan hadiah akan diberikan kepada 3 presenter terbaik. Selain itu, terdapat kategori lain yaitu skor post-test tertinggi dan peserta teraktif.
Sebelumnya, post-test selalu diadakan setiap setelah kuliah dan workshop. Poin-poin dari post-test ini menjadi dasar perhitungan nilai untuk kategori skor tertinggi.
Kategori skor tertinggi:
- Siti Raissa Rasyid (USU-Indonesia)
‘Presenter’ terbaik:
- Madeline Hana Tasya Siburian (USU-Indonesia)
- Ezra Mirael (USU-Indonesia)
- Maria Katrina (AUP-Filipina)
Peserta teraktif:
- Devindi Rodrigo (Colombo-Sri Lanka)
- Maria Katrina (AUP-Filipina)
Penutupan dilakukan oleh Ketua Panitia, Dr. Sumaiyah, S.Si., M.Si., Apt. Kegiatan ISCP 2022 tercatat berlangsung secara hybrid dengan total sekitar 56 jam dan transfer kredit 2 SKS. Kegiatan ISCP hari terakhir diisi dengan agenda Medan city tour, dengan tujuan Istana Maimun, Mesjid Raya, Museum, dan rumah Tjong Afie.
