Bencana banjir masih menjadi salah satu bencana hidrometeorologi paling sering terjadi di Pulau Sumatra. Sepanjang tahun-tahun terakhir, banjir tercatat melanda berbagai provinsi seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Selatan, menyebabkan ribuan rumah terendam, aktivitas ekonomi terganggu, serta memaksa puluhan ribu warga mengungsi. Data kebencanaan menunjukkan bahwa intensitas hujan ekstrem, degradasi lingkungan, dan alih fungsi lahan menjadi faktor utama meningkatnya risiko banjir di kawasan ini.
Melalui Program Mahasiswa Berdampak, mahasiswa didorong untuk berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat pascabencana, tidak hanya dalam pemulihan fisik, tetapi juga penguatan sosial, ekonomi, dan kapasitas masyarakat agar lebih tangguh menghadapi bencana di masa depan. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemulihan Sumatra secara berkelanjutan.