home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XXXV Lulusan Semester Genap TA. 2023/2024 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XXXV Lulusan Semester Genap TA. 2023/2024 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

Dipublikasi Pada

24 April 2024

Dipublikasi Oleh

Sunaryo S.Kom

Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XXXV Lulusan Semester Genap TA. 2023/2024 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara
Thumbnail Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XXXV Lulusan Semester Genap TA. 2023/2024 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

HUMAS FARMASI USU - Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan XXXV dilaksanakan secara langsung pada Sabtu, (20/4) di Aula Lt.2 Fakultas Farmasi USU, dan dapat disaksikan melalui Youtube Fakultas Farmasi USU. Kegiatan Pengambilan Sumpah Apoteker dihadiri oleh seluruh mahasiswa yang akan diambil Sumpah/Janjinya, Dekan Fakultas Farmasi USU dan para Wakil Dekan, Ketua Program Studi serta Sekretaris Program Studi, para guru besar dan para dosen di lingkungan Fakultas Farmasi USU. Turut berhadir pula Wakil Rektor III mewakili Rektor USU; Perwakilan Dewan Pertimbangan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Medan atau yang mewakili, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Sumatera Utara atau yang mewakili; Preseptor Apotek, Rumah Sakit, PBF, dan Industri di Sumatera Utara dan Pulau Jawa; Ketua Ikatan Alumni Farmasi Universitas Sumatera, para Rohaniawan, serta para apoteker yang akan diambil sumpah/janjinya.

Wakil Rektor III, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt. mewakili Rektor USU dalam sambutannya menekankan bahwa acara ini bukan merupakan seremonial belaka, melainkan harus dihayati isi dari sumpah/janji yang nantinya akan dilafadzkan. Profesi apoteker berkaitan langsung dengan jiwa, maka sangat dituntut keterampilan serta kehati-hatian dalam menjalankan profesi ini. Beliau pun mengingatkan ciri penyandang gelar profesi yaitu belajar seumur hidup, maka diharapkan para apoteker baru dapat meningkatkan pengetahuan sesuai perkembangan teknologi. Sebagai seorang apoteker, tidak hanya harus mampu memberikan informasi mengenai obat kepada masyarakat, tetapi juga harus mampu memberikan informasi ilmiah kepada para dokter dan tenaga kesehatan lainnya tentang penggunaan suatu obat.

Sidang dipimpin oleh Dekan Fakultas Farmasi USU, apt. Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D. 

Disampaikan oleh Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, apt. Dadang Irfan Husori, S.Si., M.Sc. pada laporannya:

- Jumlah Mahasiswa yang mengikuti UKAI Periode Maret 2024 : 91 orang

          First Taker :  89 orang

          Retaker :  2 orang

- Lulusan FirstTaker :  86 orang

- Persentase kelulusan firsttaker : 96,62%

- Persentase kelulusan keseluruhan : 94,50%

- Jumlah Peserta Sumpah : 87 orang

terdiri atas 46 orang beragama Islam, 28 orang beragama Kristen protestan, 8 orang beragama Kristen katolik, dan 5 orang beragama Budha.

- Prestasi akademik tertinggi (IPK 4,00) diperoleh oleh 45 orang

- Nilai UKMPPAI tertinggi : 89,5 atas nama Jonathan Tantowi

Pembacaan Sumpah/Janji Apoteker baru dipimpin oleh Dekan Fakultas Farmasi USU selaku pimpinan sidang dan diikuti oleh seluruh Apoteker baru yang didampingi para rohaniawan dari setiap agama/kepercayaan. Selanjutnya penandatanganan dan penyerahan surat sumpah apoteker dan sertifikat profesi apoteker.

Penghargaan alumni terbaik dari mahasiswa apoteker angkatan XXXV oleh Fakultas Farmasi bersama Argon Group dalam rangka Argon Award diberikan kepada apt. Jonathan Tantowi, S.Farm., yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam studi Profesi Apoteker.

Kata sambutan dari Apoteker baru diwakili oleh apt. Muhammad Riyandi Hidayat, S.Farm. Kata sambutan perwakilan orang tua alumni diwakili oleh Mayor. CZI Tardijon M. Panjaitan, SH.

apt. Nelly Murni, S.Si., M.K.M mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, pada sambutannya menyampaikan bahwa apoteker dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya agar dapat menghadapi persaingan di era digitalisasi 4.0. Konsisten dalam menjaga martabat profesi, lakukan praktik kefarmasian yang bertanggung jawab dan jaga hubungan baik dengan profesi kesehatan lainnya. Beliau menghimbau kepada para apoteker baru untuk bekerja sesuai standar profesi dan standar kompetensi. 

Selamat dan sukses kepada seluruh apoteker baru yang telah diambil sumpah/janjinya. Semangat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan dunia, terkhusus nusa bangsa Indonesia.

 

 

 

Berita