home icon
search icon
menu icon

> Berita > Sidang Terbuka Doktoral Wahyudi: Wujud Komitmen USU terhadap Pendidikan Berkualitas

Sidang Terbuka Doktoral Wahyudi: Wujud Komitmen USU terhadap Pendidikan Berkualitas

Dipublikasi Pada

08 Juli 2025

Dipublikasi Oleh

Sunaryo S.Kom

Sidang Terbuka Doktoral Wahyudi: Wujud Komitmen USU terhadap Pendidikan Berkualitas
Thumbnail Sidang Terbuka Doktoral Wahyudi: Wujud Komitmen USU terhadap Pendidikan Berkualitas
Fakultas Farmasi USU telah menyelenggarakan sidang terbuka promosi doktor atas nama Wahyudi, yang meneliti intervensi apoteker dalam terapi diabetes tipe 2. Penelitian ini memperkuat peran farmakoekonomi dan menegaskan kontribusi USU terhadap pendidikan berkualitas dan SDGs.

HUMAS FARMASI USU — Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Program Studi Doktor Ilmu Farmasi telah melaksanakan Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) atas nama Wahyudi pada Kamis, 19 Juni 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang IMG–GT Biro Rektor USU.

Dalam sidang terbuka tersebut, Wahyudi memaparkan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul:
Pengaruh Intervensi Apoteker terhadap Drug-Related Problems, Efektivitas dan Utilitas Biaya Model Terapi Diabetes Tipe 2 Rawat Jalan.

 

 

Disertasi ini mengkaji secara mendalam peran intervensi apoteker dalam pengelolaan pasien diabetes tipe 2 di layanan rawat jalan, serta dampaknya terhadap efektivitas terapi, kejadian masalah terkait obat (Drug-Related Problems), dan efisiensi biaya terapi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap praktik farmasi klinik dan pengambilan keputusan berbasis bukti di bidang farmakoekonomi.

 

 

Wahyudi berhasil mempertahankan disertasinya dengan baik di hadapan tim penguji dan dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan, sehingga resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Farmasi.

Ujian promosi doktor merupakan puncak pencapaian akademik pada jenjang S3, dan menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi ilmiah dalam riset farmasi. Penelitian Wahyudi tidak hanya relevan bagi dunia akademik, tetapi juga aplikatif untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:

  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penelitian yang berfokus pada peningkatan efektivitas terapi dan efisiensi pelayanan kesehatan;

  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan melahirkan lulusan doktoral yang kompeten dan berdampak nyata pada masyarakat.

     

 

Dengan kelulusan ini, Fakultas Farmasi USU kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan ilmuwan dan tenaga profesional unggul yang mampu menjawab tantangan di bidang kesehatan dan farmasi di era global.

Berita