Fakultas Farmasi USU Gelar Webinar Nasional Bahas HTA dan Farmakoekonomi
BeritaDosen Farmasi USU Raih Best Poster Presenter di ICCBS 2026 Osaka
BeritaMahasiswa Farmasi USU Raih Kelulusan 100% pada UKOMNAS PDPA 2026
19 November 2025
Sunaryo S.Kom
HUMAS FARMASI USU — Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan edukatif dari SMK Kesehatan Assyifa School Kisaran pada Senin, 17 November 2025, pukul 09.00 WIB, sebagai bagian dari program pengenalan lingkungan akademik dan laboratorium bagi siswa sekolah kejuruan kesehatan. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Lantai 1 Fakultas Farmasi USU, sebelum seluruh peserta diarahkan menuju ruang laboratorium untuk mengikuti agenda praktik.

Kunjungan ini disambut langsung oleh perwakilan pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga laboratorium yang memberikan pemaparan awal mengenai profil Fakultas Farmasi USU, jalur pendidikan, dan peluang karier dalam bidang kefarmasian. Dalam sambutannya, pihak fakultas menegaskan bahwa kegiatan open laboratory visit seperti ini merupakan bentuk komitmen USU dalam mendukung peningkatan literasi sains dan memfasilitasi pembelajaran lintas jenjang pendidikan.

Setelah sesi pembukaan, siswa dan guru pendamping memasuki sesi utama berupa praktikum farmakologi dengan hewan uji mencit. Pada tahap ini, para siswa mendapatkan penjelasan rinci mengenai konsep dasar farmakologi, mulai dari mekanisme kerja obat, respons biologis hewan uji, hingga standar etika penggunaan hewan percobaan. Tim laboran memperagakan tata cara penanganan mencit yang aman, prosedur pengamatan efek farmakologis, serta teknik pencatatan data yang benar untuk keperluan analisis.

Selama praktikum berlangsung, siswa terlihat antusias dan aktif bertanya terkait proses ilmiah yang mereka amati secara langsung. Banyak dari mereka mengaku baru pertama kali melihat kerja laboratorium perguruan tinggi dan merasa pengalaman tersebut membuka wawasan baru mengenai bagaimana ilmu farmasi diterapkan dalam penelitian. Kegiatan ini juga memberi kesempatan bagi siswa untuk berlatih berpikir kritis dengan membandingkan teori yang mereka pelajari di sekolah dengan praktik nyata di laboratorium.

Selain itu, guru pendamping menilai bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama bagi mereka yang memiliki minat melanjutkan studi di bidang kesehatan. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kesediaan Fakultas Farmasi USU menyelenggarakan kunjungan edukatif yang terstruktur, aman, dan memberikan pengalaman praktis yang sulit mereka dapatkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan penyampaian pesan inspiratif dari pihak fakultas agar siswa terus menumbuhkan minat terhadap dunia sains dan kesehatan. Melalui kolaborasi seperti ini, Fakultas Farmasi USU berharap dapat terus berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan di tingkat sekolah menengah dan membangun generasi muda yang siap menghadapi tantangan di bidang ilmu pengetahuan.

Kegiatan ini berkontribusi pada beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu:
SDG 3 – Good Health and Well-being: meningkatkan pemahaman siswa tentang penelitian kesehatan dan penggunaan hewan uji dalam ilmu farmakologi.
SDG 4 – Quality Education: memperluas akses terhadap pembelajaran bermutu melalui pengalaman laboratorium langsung.
SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure: mengenalkan fasilitas penelitian modern serta proses inovasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
SDG 17 – Partnership for the Goals: memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.