home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dosen Farmasi USU Lakukan Penyuluhan dan Pelatihan di Kelompok Tani Serasi Jaya, Desa Silau Rakyat

Dosen Farmasi USU Lakukan Penyuluhan dan Pelatihan di Kelompok Tani Serasi Jaya, Desa Silau Rakyat

Dipublikasi Pada

01 September 2022

Dipublikasi Oleh

Threesna Sharfina

Dosen Farmasi USU Lakukan Penyuluhan dan Pelatihan di Kelompok Tani Serasi Jaya, Desa Silau Rakyat
Thumbnail Dosen Farmasi USU Lakukan Penyuluhan dan Pelatihan di Kelompok Tani Serasi Jaya, Desa Silau Rakyat
Dosen Farmasi USU Lakukan Penyuluhan dan Pelatihan di Kelompok Tani Serasi Jaya, Desa Silau Rakyat

HUMAS FARMASI USU - Dosen Fakultas Farmasi USU melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelompok Tani Serasi Jaya, Dusun 7 Kampung Banten, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Sabtu (13/8). Tim pengabdian terdiri dari Prof. Dr. apt. Julia Reveny, M.Si., sebagai ketua, dan anggota Prof. Dr. apt. Masfria, M.S., apt. Nur Aira Juwita, S.Farm., M.Si., apt. Hafid Syahputra, S.Farm., M.Si., serta tujuh mahasiswa S1 Farmasi USU yang ikut serta dalam program ini.

“Penyuluhan dan Pelatihan Olahan Ubi Kayu untuk Meningkatkan Ekonomi serta Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat di Kelompok Tani Serasi Jaya” merupakan tema yang diusung oleh tim pengabdian ini. Prof. Dr. apt. Julia Reveny, M.Si., selaku ketua tim mengatakan, “Tim memilih Desa Silau Rakyat sebagai lokasi kegiatan karena sebagian besar masyarakat di sini bertani ubi kayu. Sehingga kami berharap masyarakat dapat mengaplikasikan materi yang disampaikan baik untuk pemenuhan kebutuhan pribadi maupun untuk meningkatkan pendapatan dan ekonomi.”

Kegiatan dibuka oleh ketua Kelompok Tani Serasi Jaya Serdang Bedagai, Muhammad Yunus. Pada kegiatan ini, tim melakukan penyuluhan tentang manfaat ubi kayu secara keseluruhan, mulai dari daun hingga umbinya, yang dapat diolah menjadi berbagai bahan pangan. Masyarakat mendapat wawasan baru tentang manfaat ubi kayu dan menciptakan inovasi baru dari ubi kayu, yaitu Gula Tapioka Alami yang rendah kalori dan dapat mencegah gigi keropos.

Selain itu, tim juga memberikan materi ajar mengenai cara pembuatan body scrub dari kulit ubi kayu. Secara sederhana, dalam materinya, tim pengabdian menjelaskan pembuatan body scrub yang bisa dibuat dengan mencampurkan krim dengan kulit ubi kayu yang bersifat eksfoliator, sehingga body scrub yang dibuat mampu mengangkat sel kulit mati lebih maksimal.

Masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, dan tensi, serta berkesempatan berkonsultasi langsung dengan apoteker.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama, penyerahan cendera mata, pembagian sembako, serta pemberian sediaan body scrub kepada masyarakat peserta pengabdian.

Berita