home icon
search icon
menu icon

> Berita > Fakultas Farmasi USU Gelar Ujian Promosi Doktor Marianne dengan Riset Antidiabetes Daun Pirdot

Fakultas Farmasi USU Gelar Ujian Promosi Doktor Marianne dengan Riset Antidiabetes Daun Pirdot

Dipublikasi Pada

13 Februari 2026

Dipublikasi Oleh

Mhd. Alfisyahrin Lubis, S.T

Fakultas Farmasi USU Gelar Ujian Promosi Doktor Marianne dengan Riset Antidiabetes Daun Pirdot
Thumbnail Fakultas Farmasi USU Gelar Ujian Promosi Doktor Marianne dengan Riset Antidiabetes Daun Pirdot
Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Program Studi Doktor Ilmu Farmasi pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026.

HUMAS FARMASI USU – Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Program Studi Doktor Ilmu Farmasi pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Pada kesempatan tersebut, Marianne tampil sebagai promovenda dengan disertasi berjudul “Mekanisme Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Pirdot (Saurauia bracteosa DC.)”.

Sidang terbuka dilaksanakan pada Rabu, 07 Januari 2026, pukul 11.00 WIB, bertempat di Ruang IMT-GT Lantai 2 Gedung BPA USU. Kegiatan ini terbuka untuk umum sebagai bagian dari komitmen akademik terhadap transparansi dan mutu pendidikan doktoral.

Ujian promosi dipimpin oleh Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. selaku pimpinan sidang. Bertindak sebagai promotor adalah Prof. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, M.Si., Apt., dengan ko-promotor Prof. Yudani, S.Farm., M.Si., Ph.D., Apt. dan Kamal Rullah, Ph.D. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Muchlisyam, M.Si., Apt.; Prof. dr. Tri Widyawati, M.Si., Ph.D.; Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Apt.; serta Dr. Aminah Dalimunthe, S.Si., M.Si., Apt.

Dalam disertasinya, Marianne mengkaji mekanisme kerja ekstrak etanol daun pirdot sebagai agen antidiabetes. Tanaman pirdot (Saurauia bracteosa DC.) dikenal sebagai tanaman herbal yang secara tradisional dimanfaatkan masyarakat untuk membantu menurunkan kadar gula darah. Melalui pendekatan ilmiah dan farmakologis, penelitian ini bertujuan memberikan pembuktian ilmiah sekaligus memperkuat dasar mekanisme biologis aktivitas antidiabetes dari tanaman tersebut.

Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu farmasi, tetapi juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain:

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being): Mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui pengembangan terapi alternatif untuk penyakit diabetes sebagai salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi.

  • SDG 4 (Quality Education): Mewujudkan pendidikan tinggi berkualitas melalui riset doktoral yang inovatif dan berbasis bukti ilmiah.

  • SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure): Mendorong inovasi produk farmasi berbasis bahan alam lokal yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

  • SDG 15 (Life on Land): Mengoptimalkan pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia secara ilmiah dan berkelanjutan.

Melalui sidang promosi ini, Fakultas Farmasi USU kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.

Berita