Fakultas Farmasi USU Gelar Webinar Nasional Bahas HTA dan Farmakoekonomi
BeritaDosen Farmasi USU Raih Best Poster Presenter di ICCBS 2026 Osaka
BeritaMahasiswa Farmasi USU Raih Kelulusan 100% pada UKOMNAS PDPA 2026
13 Februari 2026
Mhd. Alfisyahrin Lubis, S.T
HUMAS FARMASI USU – Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Program Studi Doktor Ilmu Farmasi pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Pada kesempatan tersebut, Marianne tampil sebagai promovenda dengan disertasi berjudul “Mekanisme Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Pirdot (Saurauia bracteosa DC.)”.

Ujian promosi dipimpin oleh Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. selaku pimpinan sidang. Bertindak sebagai promotor adalah Prof. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, M.Si., Apt., dengan ko-promotor Prof. Yudani, S.Farm., M.Si., Ph.D., Apt. dan Kamal Rullah, Ph.D. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Muchlisyam, M.Si., Apt.; Prof. dr. Tri Widyawati, M.Si., Ph.D.; Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Apt.; serta Dr. Aminah Dalimunthe, S.Si., M.Si., Apt.


Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu farmasi, tetapi juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain:
SDG 3 (Good Health and Well-Being): Mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui pengembangan terapi alternatif untuk penyakit diabetes sebagai salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi.
SDG 4 (Quality Education): Mewujudkan pendidikan tinggi berkualitas melalui riset doktoral yang inovatif dan berbasis bukti ilmiah.
SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure): Mendorong inovasi produk farmasi berbasis bahan alam lokal yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
SDG 15 (Life on Land): Mengoptimalkan pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia secara ilmiah dan berkelanjutan.

Melalui sidang promosi ini, Fakultas Farmasi USU kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.