Medan, 10 Agustus 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Learning Management System (LMS) yang dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 bertempat di Ruang Rapat Fakultas Farmasi USU.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah strategis Fakultas Farmasi USU dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. LMS dihadirkan sebagai sarana pendukung pembelajaran yang dapat membantu menciptakan proses pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, efektif, dan terintegrasi dengan perkembangan teknologi.

Melalui kegiatan ini, sivitas akademika diperkenalkan dengan pemanfaatan LMS untuk mendukung berbagai aktivitas pembelajaran. Penggunaan platform pembelajaran digital diharapkan dapat memudahkan pengelolaan materi, tugas, aktivitas akademik, serta interaksi antara dosen dan mahasiswa.
Sosialisasi tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong sivitas akademika agar semakin siap menghadapi transformasi digital dalam dunia pendidikan tinggi. Dengan pemanfaatan teknologi yang optimal, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih fleksibel dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Fakultas Farmasi USU terus mendorong budaya adaptasi dan inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan. Implementasi LMS diharapkan tidak hanya menjadi pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kegiatan Sosialisasi Learning Management System di Fakultas Farmasi USU memiliki keterkaitan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education).
Pemanfaatan LMS mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui proses pembelajaran yang lebih modern, fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
SDG 9 –Industri, Inovasi dan Infrastruktur (Industry, Innovatif and infrastructure)
Penerapan LMS merupakan bentuk pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam membangun infrastruktur pembelajaran yang lebih modern dan terintegrasi.
SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities).
Pembelajaran berbasis digital dapat memberikan akses yang lebih fleksibel terhadap materi dan aktivitas akademik, sehingga mendukung kesempatan belajar yang lebih luas bagi sivitas akademika.

Melalui Sosialisasi Learning Management System, Fakultas Farmasi USU menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menuju pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, berkualitas, dan berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan semakin memperkuat proses pembelajaran sekaligus mendukung pencapaian visi pendidikan yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.